Blog Single

11 Mar

PENTINGNYA MENYAMBUNG SANAD KEILMUAN “PRENG AJI”

Spesial dalam rangka memperingati Isro’ Mi’roj, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Ambulu perdana adakan mengaji di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ambulu dengan tema “Hakikat Ilmu dan Keutamaannya”. (9/03).

Kegiatan ini diberi nama “Preng Aji” yang merupakan singkatan dari Pelajar Ambulu Mengaji, dimana Preng adalah bahasa jawa dari bambu. “Filosofinya adalah bambu merupakan sebuah pohon yang tumbuhnya menjulang tinggi dan memiliki akar yang kuat. Sehingga harapannya adalah pelajar NU memiliki niat yang kuat untuk belajar menambah wawasan, pengetahuan, cita-cita yang tinggi dan menjadi seseorang yang bermanfaat untuk orang lain”. Begitu tutur Rekan Robit selaku Wakil Ketua Bidang Jaringan Sekolah dan Pondok Pesantren (JSP).

Pada saat muqoddimah dalam sambutannya Gus Libas menyampaikan, “Belajar itu harus dengan guru, mencari guru juga harus jelas terutama sanad keilmuannya yang jika ditelusuri bisa sampai hingga Rosululloh SAW. Salah satu murid dari Mbah Kyai Syaikhona Kholil Bangkalan juga mengajar mengaji di salah satu pondok daerah Madura ketika mengaji kitab masih menerjemahkan kitabnya dengan makna utawi, iki, iku, hal ini merupakan sebuah faktor utamanya menjaga barokah.” Selain itu Ustadz Nurhadi juga menyambung bahwa “IPNU IPPNU iku santri, santri iku ngaji”. (Kep)

Related Posts

Leave A Comment